@hyldamayanti Esprit de Corps!
sebuah memori yang gak ingin dilupa :)
(via leilockheart)
semua orang tentu memiliki jalannya sendiri-sendiri bukan? jika seseorang sukses dengan jalan yang dipilihnya, tentu sayaitu dengan pun juga memiliki jalan kesuksesan sendiri. namun saya iri saat mereka menemukan jalan itu dengan cepat, sedangkan saya masih teronggok disini dengan tidak menemukan jalan mana yang harus saya pilih. dan terkadang saya memaksakan diri untuk mengikuti jalur mereka, dan salah karena bukan jalan ini yang saya mau.
tetapi saya bingung, apakah jalan ini harus terus dicari atau akan menampakkan diri suatu hari nanti??
terimakasih atas kebersamaan yang telah di beri
terimakasih atas kehangatan yang telah di bagi
mempunyai kalian adalah sebuah anugerah
kalian selalu ada baik di saat susah maupun senang
terimakasih
sayang kalian :)
Love you all, too :*
(via leilockheart)
Andai aku t’lah dewasa
Apa yang ‘kan kukatakan
Untukmu idolaku tersayang
Ayah… Oh…
Andai usiaku berubah
Kubalas cintamu bunda
Pelitaku, penerang jiwaku
Dalam setiap waktu
Oh… Kutahu kau berharap dalam doamu
Kutahu kau berjaga dalam langkahku
Kutahu s’lalu cinta dalam senyummu
Oh Tuhan, Kau kupinta bahagiakan mereka sepertiku
Andai aku t’lah dewasa
Ingin aku persembahkan
Semurni cintamu, setulus kasih sayangmu
Kau s’lalu kucinta
Lyrics www.allthelyrics.com/lyrics/sherina/
Andai usiaku berubah
Kubalas cintamu bunda
Pelitaku, penerang jiwaku
Dalam setiap waktu
Oh… Kutahu kau berharap dalam doamu
Kutahu kau berjaga dalam langkahku
Kutahu s’lalu cinta dalam senyummu
Oh Tuhan, Kau kupinta bahagiakan mereka sepertiku
Andai aku t’lah dewasa
Ingin aku persembahkan
Semurni cintamu, setulus kasih sayangmu
Kau s’lalu kucinta
I love you, Ayah… I love you, Bunda…
di usia yang hampir 20 tahun ini, sudahkan aku membuat kalian bangga??
pernah gak berharap kalo dalam satu hari tidak hanya 24 jam? hidup dengan rutinitas seperti ini [walaupun nyatanya juga agak santai] tetap saja merasa 24 jam itu kurang untuk menjalani semuanya dengan normal. kenapa tidak 30 jam saja mungkin? #seandainya saja
tapi selalu ada hikmah dan nilai dibalik terbatasnya waktu yang ada. kita jadi harus lebih menghargai waktu yang kita punya di dunia ini, karena hidup itu singkat bukan? dan saya mulai merasa berdosa melewatkan waktu yang ada begitu saja.
dan setiap bangun pagi saya merasa berdosa karena melewatkan waktu lagi untuk sekedar belajar ataupun mengerjakan tugas, tetapi pada akhirnya saya hanya tergeletak di kasur untuk jam-jam yang tidak efektif.
TIDAK ADA LAGI TIDUR BEBAS!
seperti yang pernah aku dengan hampir setahun yang lalu, “terimakasih telah membuat hari-hariku lebih berwarna” :)
kali ini saya mencapai titik kejenuhan lagi, jenuh untuk berpikir sebenarnya mau apa saya kedepannya?
dalam hitungan bulan akan mencapai usia 20 tahun, tapi saya merasa belum ada pencapaian berarti selama hampir 20tahun ini. Labil
sampai di stage dimana saya mulai mencari apa dasar saya? apa mau saya? dan apa mau saya? saya sekarang seorang mahasiswa, orang bilang aktiflah dalam kegiatan kemahasiswaan, tapi kata saya, “harus aktif yang seperti apa biar jadi mahasiswa? apa harus yang serba berbau politik, apa harus berbau kerakyatan?”. saya coba untuk keduanya, tapi tidak ada yang benar-benar jadi tujuan saya kedepannya. saya bukan mahasiswa yang seperti itu
semakin banyak saya mencari tahu apa yang saya mau, apakah semakin lama saya wasting time? pernah gak sih merasa pengen bener-bener expert di bidang yang disukai? tentu, tapi saya bahkan belum tahu bidang apa yang saya suka itu. sekali lagi labil
jika tidak saya temukan jawabannya disini, akan saya temukan diluar sana!